Beranda Peristiwa Pemukiman Padat Ciutara Sukabumi Terendam Banjir Diduga Akibat Drainase Dua Perumahan Residence...

Pemukiman Padat Ciutara Sukabumi Terendam Banjir Diduga Akibat Drainase Dua Perumahan Residence Mampet

141
0
BERBAGI

Sukabumi-  Permukiman padat penduduk di Kampung Ciutara,RT 16b/07,dan Kampung Kebon Sumur RT  13b/07, Desa Pondokkaso Landeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.Terendam banjir, Air mulai memasuki rumah warga sejak sore tadi sekira pukul 17.15 WIB air meluap masuk ke rumah salah satu warga, milik Enung, setinggi lutut,mengakibatkan ruang tamu dan kamar terendam”Ucap Enung.

“Sejak siang pukul 13.00 WIB hujan cukup deras sampai sore masih belum Reda, debit air banjir mulai masuk rumah pukul 16.00,ucap Ketua RT 16b, saat ditemui salah seorang anggota LPKDN, Deni Malik di lokasi, Selasa (19/2/19).
 
Kampung warga yang terendam banjir berada di RT 16b RW 07 Ciutara. Deni’ menyampaikan bahwa air sempat mencapai ketinggian 60 cm, tetapi saat ini sudah mulai surut dan pihak kecamatan Parungkuda, H Amir Hamzah,S.Sos, selaku Camat dan didampingi Kepala Desa Pondokkaso Landeuh,Ujang Sopandi, langsung turun kelokasi banjir.
 
Deni menyebut’ debit air di sungai yang melintasi permukiman RT 16b itu meluap sejak curah hujan tinggi. Menyebabkan tanggul jembatan rusak dihantam air banjir.
 
Tidak jauh dari tempat’ Perkebunan milik saya rusak terendam air,beberapa kolam milik warga jebol, Meski demikian warga permukiman itu, enggan mengungsi, dikarenakan takutnya harta milik saya satu satunya hilang siapa yang tanggungjawab. ucap Sukemi.
Kalau hujan deras banget, dari dulu di sini gak pernah banjir. ini di duga mungkin di sebabkan dari gorong-gorong dan drainase dua  perumahan  Griya Asri dan  Aswanda Residence yang kurang dalam pemeliharaannya mengakibatkan drainase di saluran.” kata Ujang Sopandi.Selaku Kepala Desa.
 
Setidaknya menurut Kepala Desa, Ujang Sopandi, baru ada 1 rumah milik warga  yang terkena dampak banjir tersebut. Untuk selanjutnya, tim dari desa dan di bantu warga bersama ketua Rt nya sedang mendata warganya, kami atas nama pemerintahan mengucapkan rasa prihatin yang paling dalam kepada korban banjir ini.
 
“Kami berharap Pemerintah TKS Kecamatan, maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi.Bisa memanggil pengusaha ternak sapi dan dua pengembang perumahan residence tersebut  untuk membangun turap di sekitar kali yang berada di dekat permukiman dan penambahan drainase agar air tidak meluap kepemukiman disaat hujan deras” Tegas Ujang Sopandi.

Harapan sementara mungkin harus disiapkan saluran Bak Kontrol agar air dapat terkontrol.” pungkasnya. Selasa(19/2/19).
 
 
 
Mukti Gunawan

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here