Beranda Opini PATUH

PATUH

83
0
BERBAGI

WK. Jakarta Kembangan. 2 Oktober 2019.
Oleh : Umar Usman

Bila Mursyid Abang Bulganon Amir telah berkalam, maka kami sebagai umat hanya satu pilihan, “Patuh Melaksanakan.” Mengapa? Buat kami Yaskum Indonesia dan Masyarakat Spiritual Indonesia (RASI), idiologi Pancasila, konstitusi UUD 1945, semboyan Biniketunggal Eka, dan rumah besar NKRI adalah komitmen akal, kalbu, jiwa, dan raga yang telah mengejawantah dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan yang telah final. Konsensus inilah yang mesti kami laksanakan.

Kami bukanlah komonitas pro pemerintah. Namun, yang pasti kamipun tidak anti pemerintah. Satu hal niat, sikap, dan karakter kami sebagai bagian dari komponen warga, masyarakat, dan rakyat Indonesia adalah egaliter, humanis, dan plural atas dasar sifat mengasihi dan menyayangi.

Tidak senoktahpun dalam lintasan akal, pikiran, dan kalbu kami terbersit untuk pencitraan dan mengambil momen atau panggung karena bukan itu maksud dan tujuan hidup kami. Satu hal kontrak komitmen kami adalah tidak ingat mati, tidak takut mati, tidak ingin mati, dan tidak berani mati. Mengapa? Karena anugerah terbesar dari Tuhan Yang Maha Kuasa adalah, “Hidup!”

Menerima, menjalani, dan mensyukuri atas apapun hal yang Allah hadirkan dalam hidup ini dengan energi bahagia yang hakiki. Kami berdamai dengan diri sendiri, atas ketetapan, kehendak, dan pengaturan-Nya atas hidup ini. Itu saja.

Bahwa ada persoalan yang terjadi dalam rumah besar NKRI itulah realitas dan faktanya. Kami percayakan amanah kepada para pemimpin eksekutif, legeslatif, dan yudikatif untuk menuntaskannya. Namun, kami pasti tegas, terukur, proporsional, dan berani bila kebenaran dan keadilan diingkari. Mengapa? Karena kami mengimani didalam diri ini ada Ruh-Nya. Bila ada masalah besar, maka ada Allah Yang Maha Besar membimbing dan menolong kami.

Kami hanyalah senoktah sifat mengasihi dan menyayangi untuk saudara seiman, saudara sesama warga NKRI, dan sesama insan ciptaan Tuhan Maha Pencipta. Menyintai, mengasihi, dan menyayangi sesamanya dan alam semesta adalah komitmen yang paripurna untuk kami wujudkan. Itu saja.

Pesan singkat dari kami untuk warga NKRI, mari kita menjadi distributor tunggal untuk mendistribusikan keamanan, ketenteraman, ketenangan, kedamaian, kebenaran, keadilan, kemakmuran, dan kesejahteraan kepada sesama insan dan semesta alam. Mengapa? Karena kita sedang menjalankan visi dan misi Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang sebagai rahmat untuk jagat raya.

Salam Persaudaraan.
M.Riski Saputra
Kembangan, 1 Oktober 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here