Beranda Pariwisata Keindahan Wisata Alam” Jembatan Gantung Situgunung

Keindahan Wisata Alam” Jembatan Gantung Situgunung

132
0
BERBAGI
Sukabumi – Wartakum.net,-  Wisatawan padati Kawasan Wisata Alam Situgunung di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Resort Situgunung, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (3/2/19).

Para wisatawan dari berbagai daerah itu mayoritas datang karena penasaran dengan keberadaan jembatan gantung (suspension bridge). Terlebih lagi, jembatan bermaterial baja ini telah viral di berbagai media sosial.

Jembatan yang dibangun di atas pepohonan ini panjangnya mencapai 240 meter dengan lebar 2 meter. Serta dari permukaan tanah paling tinggi mencapai 161 meter.

Pijakan pada jembatan ini menggunakan papan dari jenis kayu merbau asal Papua.

Bahkan jembatan gantung yang dibangun atas kerjasama Balai Besar TNGGP di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dengan PT Fontis Aqua Vivam ini pun diklaim sebagai terpanjang di Asia.

Selain suguhan pemandangan yang masih alami di salah satu hujan tropis pegunungan dataran tinggi tersisa ini, para wisatawan seakaligus berkunjung ke Curug (air terjun) Sawer di aliran sungai Cigunung dan Danau Situgunung.

Kami sekeluarga penasaran saja dengan jembatan gantung ini, karena sudah lama melihat foto-foto dan videonya melalui media sosial” ungkap Santi (37) warga Babakan kepada Wartakum setelah menyeberang jembatan gantung, Minggu(3/2/19).

Sambung Santi” Makanya saat liburan ini sengaja berkunjung ke sini. Alhamdulillah kesampaian juga dan luar biasa dengan keindahan alamnya.

Kepala Bagian Perencananaan dan Pengembangan, PT Fontis Aqua Vivam Lius Lotong menjelaskan, jembatan gantung ini akhirnya bisa dibuka untuk umum setelah diuji oleh Badan Litbang pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR).

Hasilnya dinilai layak dalam segi standar dan bisa digunakan” jelas Lius di sela-sela pemantauan para wisatawan yang mencoba jembatan gantung kepada wartakum.

Menurut Lius, sesuai dengan standar operasional,  kapasitas sekali melintas jembatan gantung sebanyak 40 hingga 50 orang, Pihaknya pengelola menempatkan para petugas di titik start, finish serta beberapa orang di sepanjang jembatan.

Para petugas ditempatkan untuk mengatur dan mendampingi para Wisatawan dan kepada para pengunjung kami sampaikan juga aturan-aturan untuk menyeberang jembatan ini” Pungkasnya.

Lanjutnya” untuk pembukaan saat ini bersifat sementara untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat sebelum akhirnya diresmikan. Saat ini mulai dibuka atau soft opening sejak Jumat (15/6/2018) tahun  lalu.

Untuk hari kemarin, jumlah pengunjung di atas 2.000 orang dan hari ini dimungkinkan di atas yang kemarin,” tuturnya.

Kalau peresmiannya akan dikoordinasikan dengan Balai Besar TNGGP dalam waktu dekat ini, para wisatawan setelah menyeberang jembatan gantung ini dapat melanjutkan perjalanan menuju obyek wisata air terjun Curug Sawer, Waktu tempuh dari finish jembatan gantung ke Curug Sawer sekitar 10 menit” Pungkas,  Lius. minggu (3/2/19).

MUKTI GUNAWAN


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here