Beranda Hukum Kejari Periksa 5 Kepala Puskesmas,Minta Keterangan Terkait Tindak Lanjut DOP,BOK Dan JKN...

Kejari Periksa 5 Kepala Puskesmas,Minta Keterangan Terkait Tindak Lanjut DOP,BOK Dan JKN Di Dinas Kesehatan

68
0
BERBAGI

Lampung Utara,(WK)- Kejaksaan Negeri (Kejari) kabupten Lampung Utara (Lampura) secara meraton terus mendalami kasus dugaan raibnya Dana Operasional Puskesmas (DOP) dan Biaya Operasional Kesehatan (BOK) tahun 2018 di Dinas Kesehatan setempat. Bahkan Kejari tidak hanya membidik masalah DOP dan BOK saja melainkan indikasi penyelewengan dana Jaminan Kesehatan Nasional untuk tahun 2017-2018.

Kepala Kejari (Kajari) Lampura, Yuliana Sagala melalui Kepala Seksie Pidana Khusus (Kasie Pidsus), Van Barata menyatakan, sebagai tindaklanjut atau pengembangan dari kasus dugaan raibnya DOP dan BOK serta penyelewengan JKN. Pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap seluruh Kepala Puskesmas (Kapus) yang ada di kabupaten Lampura. Untuk hari ini, pihaknya baru memeriksa lima Kapus berikut Bendahara masing-masing kegiatan tersebut (DOP, BOK dan JKN).

” Untuk hari ini kita priksa lima Kepala Puskesmas yang ada di sekitar wilayah kota diantaranya Puskesmas Kotabumi Udik, Puskesmas Kotabumi Dua, Wonogiri dan lainnya. Mereka kami minta membawa dokumen-dokumen laporan terkait itu. Kurang lebih ada tigabelas pertanyaan yang kita ajukan kepada masing-masing mereka secara bergantian,” terang Barata di ruang kerjanya (21/3)
Untuk Puskesmas lainnya, lanjut dia, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan hanya saja jadwal pemeriksaannya belum ditetapkan menunggu rapat tim penyidik terlebih dahulu.

” Kita akan segera jadwalnya untuk pemeriksaan selanjutnya. Jadi semua Puskesmas harus dipriksa sebagai pengumpulan bahan dan keterangan termasuk juga Kepala Puskesmas yang saat ini tidak menjabat lagi, karena mereka juga harus mempertanggungjawabkan kepemimpinan mereka saat itu sebagai kuasa pengguna anggaran (KPA),” kata Barata.

Meski tidak bisa menyatakan berapa lama waktu yang diperlukan dalam pengungkapan kasus ini. Barata menjanjikan akan secara cepat menuntaskan kasus DOP, BOK dan JKN. ” Prosesnya memang lumayan panjang, tapi yakinlah kami akan serius dalam mengusut kasus ini. Kita segerakan atau secepat mungkin akan mengungkap secara tuntas kasus ini,” ujarnya.

Di tempat yang berbeda, salah satu Kapus yg dipriksa mengakui bahwa dirinya memang dipanngil untuk dimintai keterangan menyangkut DOP, BOK dan JKN. Dia dan beberapa temannya juga membawa berkas atau dokumen yang diminta penyidik. ” Ya mas kami dipriksa terkait DOP, BOK dan JKN. Ada sekitar duabelas pertanyaan yang diajukan jaksa,” aku Wardiyanto selaku Kapus Kotabumi Udik

Pantauan di lokasi, terdapat puluhan orang dari lima Puskesmas dengan membawa tumpukan berkas sejak pukul 10:00 WIB hingga pukul 17:00 WIB memadati sekitar ruangan pemeriksaan Pidsus. Mereka secara bergantian dipriksa di ruang pemeriksaan Pidsus.

(H S / L E )


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here