Beranda Opini Catur Papat Opat Empat

Catur Papat Opat Empat

52
0
BERBAGI

Wk. Jakarta. Kembanagn 12. Desember 2020.
Oleh : Nur Arief Muhammad Aipz.

EKA. BRAHMAN
KALIH. ADI BUDDHA
TILU. ROH KUDUS
CATUR. NUR MUHAMMAD

🏰”Di suatu senja di sebuah Kerajaan yg bernama Aksum, sebuah Kerajaan yg wilayah kekuasaanya pada saat itu meliputi sampai ke wilayah Ethiopia, kerajaan yg hampir seluruh penduduknya termasuk Sang Raja Beragama Nasrani. Sang Raja yg biasa dipanggil Raja Najasi itu sedang berbincang2 bersama Tamu2nya yaitu para Sahabat2 Rasulallah. Para Sahabat Rasulallah diperintahkan oleh sang Nabi untuk meminta perlindungan & bersembunyi di Kerajaan Aksum tsb, dikarenakan keadaan di Mekkah pada saat itu sudah sangat mengancam nyawa bagi para sahabat2 sang Rasul.”

🏰”Disaat sang Raja Najasi sedang berbincang hangat mengenai Ajaran yg dibawa oleh Kanjeng Rosul kepada para sahabat2nya. Tiba2 datang beberapa orang bersenjata menghadap sang Raja yg sedang berbincang bersama para Tamu2nya. Ternyata mereka adalah para Prajurit2 Mekkah yg diperintahkan untuk membawa kembali pulang ke Mekkah para Sahabat2 Nabi yg mencari perlindungan kpd Raja Najasi.”

🏰”Lalu sang Raja berjalan perlahan menuju ke singasananya, dia mengambil tongkatnya & menghampiri para sahabat nabi sembari berkata. “Kalian para Pelarian dari Kota Mekkah, saya Raja Najasi pengikut Ajaran Isa-Al-Messiah, aku yg akan melindungi kalian sampai batas waktu yg kalian tentukan. Karena berdasarkan cerita & penuturan kalian mengenai Ajaran Nabi kalian, menurut saya perbedaan di antara Ajaran Nabi kalian dengan ajaran agama kami hanya sebesar ini”, ujarnya sambil membuat Garis Imaginier menggunakan tongkatnya diantara para Sahabat Nabi dengan para Prajurit Mekkah yg diperintahkan untuk menjemput mereka, agar bisa kembali mereka Siksa & Aniaya seperti yg sudah2.”

🏰”Dan kalian, para Prajurit Mekkah” bentak sang raja sembari menunjuknya menggunakan tongkatnya, sampaikan kepada Penguasa2 kalian, bahwa Orang2 ini berada dalam perlindungan Saya, & meski harus berperang pun, saya siap melindungi mereka! Mendengar titah sang Raja yg murka, maka akhirnya para prajurit Mekkah pun pulang dengan tangan hampa, sementara para sahabat nabi dapat berlindungi dengan aman, sesuai dengan apa yg Nabi mereka sampaikan.”

🐖 Aips Penjaga Gunung 🐖
Try yana Yudha asmara .

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here