Beranda Redaksi Rencana Tuhan Untuk Manusia

Rencana Tuhan Untuk Manusia

5323
0
BERBAGI
Wartakum.net Jakarta.-  Nasib, serangkaian dan atau urutan perbuatan akal dalam berpikir untuk merespon keadaan yang berorientasi pada tujuan, menuju keadaan lebih baik dan atau lebih buruk.
 
Kecerdasan Ruuhi, mendefenisi- kan serangkaian perbuatan entitas Akal, Pikir, Otak. Aktifitas, aksi, reaksi, dan respon terhadap segala kejadian atas diri dalam proses menjalani hidup.
Entitas Ruuhi adalah narasumber, owner, dan bank semesta mikrokosmos dan makrokosmos terhimpunnya cetak biru rencana Tuhan untuk manusia.
Cetak biru Tuhan meliputi 3 tema besar tentang hidup manusia:
Pertama, hidup dan mati manusia atau dengan kata lain kelahiran dan kematian seseorang telah tertulis didalam buku induk ini. Waktu dan tempat kelahiran dan kematian manusia adalah ketetapan takdir yang bersumber dari Tuhan, sedangkan proses menjalani hidup, sejak kelahiran sampai kematian manusia itulah defenisi tentang NASIB manusia.
 
Kedua, tema  tentang rezeki manusia dan atau segala hal ikhwal fasilitas, media, wahana, kebutuhan dan keperluan pokok manusia. Fasilitas itu adalah media dan wahana alam semesta yang isinya terdiri dari ruang, waktu, materi, energi. Perwujudan materi dan energi itu berupa air, api, angin, dan tanah. Rezeki itu universal, holistic, dan komprehensif zat, sifat, dan wujudnya. Dan semua telah tertulis dan tercatat dengan rigit, akurat, benar, dan tepat dalam cetak biru buku ketetapan, ketentuan, dan pengaturan Tuhan.
 
Ketiga, tema tentang jodoh manusia. Jodoh disini cakupan dan ruang lingkupnya universal, holistic, dan komprehensif. Silsilah keturunan meliputi kakek, nenek, suami, istri, anak, cucu, cicit, kakak, dan adik terekam dan tercatat didalam buku cetak biru rencana Tuhan. Lebih luas lagi, jodoh juga meliputi dan melingkupi tentang siapakah, apakah, dimanakah, dengan apakah, mengapakah, bagaimanakah, dan bilamanakah proses tentang apapun perbuatan manusia selama hidup di dunia ini.
Sedangkan fenomena musibah, tragedi, segala hal ikhwal peristiwa yang berakibat kecelakaan yang dialami manusia dalam hidupnya adalah substansi cakupan yang melingkupi 3 tema besar tentang takdir manusia tersebut diatas.
 
Begitupun fenomena tentang sebab dan akibat cakupan yang meliputi segala hal ikhwal peristiwa atau kejadian tentang kebahagiaan yang dialami oleh manusia, terekam dan tercatat rigit, benar, dan pener (tepat dan akurat) didalam cetak biru rencana Tuhan. 
 
Peta konsep dan peta jalan menerima, menjalani, dan mensyukuri atas segala hal ikhwal peristiwa atau kejadian selama masa hidup manusia tanpa kecuali, bersumber dari Tuhan yang terekam, tercatat, terhimpun, dan terakreditasi dalam cakupan dan liputan buku cetak biru rencana-Nya. Inilah pahaman insan Ruuhi dalam kecerdasan dan kesadaran hidupnya.
 
Ada perbedaan yang mendasar antara nasib dan takdir dalam hal ini. Takdir hidup manusia adalah suatu kepastian ketetapan, kehendak, kekuasaan yang terhimpun dalam pengaturan Tuhan, yang disebut buku cetak biru rencana-Nya. 
 
Insan Ruuhi yang telah tercerahkan dalam kesadarannya, maka didalam menerima, menjalani, dan mensyukuri hidup ini. Teori dan praktek hidupnya dengan kultur, budaya, budidaya, habit, sikap, dan karakter hidupnya memberi, melayani, dan hidup dalam derma diatas sifat mengasihi dan menyayangi kepada sesama manusia dan alam semesta. Kebenaran mutlak hanya milik-Nya. 
 
 
M. Riski Saputra.
Kembangan, 6 Januari 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here